Materi Dasar
Desain Grafis
1. Pengertian Desain Grafis
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art.
Definisi Desain Grafis: adalah salah satu bentuk
seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer
(perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti
ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk
diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang
digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau
fotografi. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging,
perfilman, dan lain-lain.
Beberapa tokoh menyatakan pendapatnya mengenai desain grafis :
Beberapa tokoh menyatakan pendapatnya mengenai desain grafis :
Menurut Suyanto desain grafis didefinisikan sebagai
” aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi
untuk kebutuhan bisnis dan industri”. Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi
periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi,
produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara
visual menyempurnakan pesan dalam publikasi.
Sedangkan Jessica Helfand dalam situs
mendefinisikan desain grafis sebagai kombinasi kompleks kata-kata dan gambar,
angka-angka dan grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran
khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini,
sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna,
mengejutkan atau subversif atau sesuatu yang mudah diingat.
Menurut Danton Sihombing desain grafis
mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang
divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi
ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai
perangkat visual dan perangkat komunikasi.
Menurut Michael Kroeger, visual
communication (komunikasi visual) adalah latihan teori dan konsep-konsep
melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan
penjajaran (juxtaposition). Warren dalam Suyanto memaknai desain grafis sebagai
suatu terjemahan dari ide dan tempat ke dalam beberapa jenis urutan yang
struktural dan visual.
Sedangkan Blanchard mendefinisikan desain grafis
sebagai suatu seni komunikatif yang berhubungan dengan industri, seni dan
proses dalam menghasilkan gambaran visual pada segala permukaan.
Kategori
Desain Grafis
Secara garis besar, desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori:
Secara garis besar, desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori:
1. Printing (Percetakan) yang memuat
desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet,
flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
2. Web Desain: desain untuk halaman web.
3. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia
untuk promosi.
4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental
Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis,
desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.
5. Desain Produk, Pemaketan dan
sejenisnya.
Setelah
mengetahui apa saja hasil karya desain grafis dan begitu pula arti desain
grafis, saatnya kita akan memahas apa saja yang harus dikuasai pertama kali
oleh seorang desainer grafis.
· Nirmana
Nirmana adalah ilmu yang mempelajari tentang elemen-elemen desain grafis beserta prinsip-prinsip desain grafis. Didalamnya kita akan mempelajari tentang garis, bentuk, ruang, tekstur, warna dan lain sebagainya.
Nirmana adalah ilmu yang mempelajari tentang elemen-elemen desain grafis beserta prinsip-prinsip desain grafis. Didalamnya kita akan mempelajari tentang garis, bentuk, ruang, tekstur, warna dan lain sebagainya.
· Typografi
Tipografi merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. Dikenal pula seni tipografi, yaitu karya atau desain yang menggunakan pengaturan huruf sebagai elemen utama. Dalam seni tipografi, pengertian huruf sebagai lambang bunyi bisa diabaikan.
Tipografi merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. Dikenal pula seni tipografi, yaitu karya atau desain yang menggunakan pengaturan huruf sebagai elemen utama. Dalam seni tipografi, pengertian huruf sebagai lambang bunyi bisa diabaikan.
· Pewarnaan
Pewarnaan penting bagi pencitraan hasil karya desin grafis, karena dengan warna seseorangan akan memahami estetika dari gambar yang kita buat. Warna masuk dalam ilmu nirmana tetapi sebegitu pentingnya sehingga pewarnaan saya buat point tersendiri.
Pewarnaan penting bagi pencitraan hasil karya desin grafis, karena dengan warna seseorangan akan memahami estetika dari gambar yang kita buat. Warna masuk dalam ilmu nirmana tetapi sebegitu pentingnya sehingga pewarnaan saya buat point tersendiri.
· Software
Software adalah pendukung dari apa yang bisa Anda hasilkan, dilihat dari bidangnya software desain terbagi menjadi dua sofware pengolah grafis 2 dimensi dan pengolah grafis tiga dimensi. Menurut medianya terbagi menjadi tiga, yaitu media cetak, digital dan multimedia.
Software adalah pendukung dari apa yang bisa Anda hasilkan, dilihat dari bidangnya software desain terbagi menjadi dua sofware pengolah grafis 2 dimensi dan pengolah grafis tiga dimensi. Menurut medianya terbagi menjadi tiga, yaitu media cetak, digital dan multimedia.
· Scetch
Lebih mudah dinamai dengan menggambar dengan tangan. Kemampuan menggambar tidak begitu mempengaruhi hasil karya Anda dalam bidang desain grafis, namun orisinalitas dalam menggambar manual akan sangat terasa dan efeknya adalah memudahkan Anda dalam mengolah karya desain menggunakan software.
Lebih mudah dinamai dengan menggambar dengan tangan. Kemampuan menggambar tidak begitu mempengaruhi hasil karya Anda dalam bidang desain grafis, namun orisinalitas dalam menggambar manual akan sangat terasa dan efeknya adalah memudahkan Anda dalam mengolah karya desain menggunakan software.
· Kemampuan umum
Kemampuan umum ini adalah kemampuan tambahan yang membantu dalam proses membuat sebuah karya grafis. Kemampuan umum dalam bidang grafis seperti pengetahuan tentang website ( website grafis seperti flickr, deviantart dsb, website ecommerce untuk menjual karya desain dsb )
Kemampuan umum ini adalah kemampuan tambahan yang membantu dalam proses membuat sebuah karya grafis. Kemampuan umum dalam bidang grafis seperti pengetahuan tentang website ( website grafis seperti flickr, deviantart dsb, website ecommerce untuk menjual karya desain dsb )
Pilar
keilmuan yang wajib dimiliki oleh seorang desainer grafis.
Ø Wawasan Teknologi
Ø Wawasan Sains
Ø Wawasan Seni
Ø Wawasan Sosial dan Budaya
Ø Wawasan Filsafat dan Etika
2.
Program pengolah grafik/grafis
Oleh karena desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori maka sarana untuk mengolah pun berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan dan tujuan pembuatan karya.
1) Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout)
Program ini sering digunakan untuk keperluan
pembuatan brosur, pamflet, booklet, poster, dan lain yang sejenis. Program
ini mampu mengatur penempatan teks dan gambar yang diambil dari program lain
(seperti Adobe Photoshop). Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
- Adobe FrameMaker
- Adobe In Design
- Adobe PageMaker
- Corel Ventura
- Microsoft Publisher
- Quark Xpress
2) Aplikasi Pengolah Vektor/Garis
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat
digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering
disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa
kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi
yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
- Adobe Illustrator
- Beneba Canvas
– CorelDraw
- Macromedia Freehand
- Metacreations Expression
- Micrografx Designer
3) Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat
dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu
objek yang diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi
beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya,
foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki
kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam
kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggap sebagai
kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah
diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan
menjadi bentuk pixel/titik. Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:
- Adobe Photoshop
- Corel Photo Paint
- Macromedia Xres
- Metacreations Painter
- Metacreations Live Picture
- Micrografx Picture Publisher
- Microsoft Photo Editor
– QFX
- Wright Image
– Pixelmator
- Manga studio
– Gimp
4) Aplikasi Pengolah Film/Video
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat
dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul
teks (seperti karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan
program ini. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara
ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan
aplikasi ini. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:
- Adobe After Effect
- Power Director
- Show Biz DVD
- Ulead Video Studio
- Element Premier
- Easy Media Creator
- Pinnacle Studio Plus
- WinDVD Creater
- Nero Ultra Edition
- Camtasia
5) Aplikasi Pengolah Multimedia
Program yang termasuk dalam kelompok ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi, profil perusahaan, maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun DVD. Multimedia tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan suara yang dirancan sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih interktif dan menarik. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
Program yang termasuk dalam kelompok ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi, profil perusahaan, maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun DVD. Multimedia tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan suara yang dirancan sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih interktif dan menarik. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
- Macromedia Authorware
- Macromedia Director
- Macromedia Flash
- Multimedia Builder
– Ezedia
- Hyper Studio
- Ovation Studio Pro
6) Pengolah 3 dimensi
- Xara 3D
- 3Ds Max
– Houdini
– Lightware
– Blender
– Pixar
– Maya
– Poser
- AutoCad
Sekarang
waktunya kita beralih untuk membahas apa saja software yang bisa digunakan
dalam desain grafis di linux.
PROGRAM
PENGOLAH GRAFIK/GRAFIS
Oleh
karena desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori maka sarana untuk
mengolah pun berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan dan tujuan pembuatan
karya.
1. Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout)
- xpdf
- xpdf
-
Scribus sebagai pengganti adobe indesign
- artstream
- artstream
2. Aplikasi Pengolah Vektor/Garis
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung.
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung.
Aplikasi
yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
- inkspace
- pstoedit
- sodipodi
- Killustrator pada koffice
- uniconvertor
- Sketch 0.6.7
- inkspace
- pstoedit
- sodipodi
- Killustrator pada koffice
- uniconvertor
- Sketch 0.6.7
3. Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggap sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik. Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggap sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik. Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:
· gimp tambahkan extensi gimpshop agar
mirip photoshop. Paling populer adalh software ini.
· Digikam
· raw terapee
· mypaint
· qtpfsgui
· krita
· photogenics
4. Aplikasi Pengolah Film/Video
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat
dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul
teks (seperti karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan
program ini. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara
ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan
aplikasi ini. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:
-
F4L ( Flash for linux )
- VSTi pengganti fruityloop
- Cinerella
- openshot
- avidemux
- KDenlive
- Synfig
- VSTi pengganti fruityloop
- Cinerella
- openshot
- avidemux
- KDenlive
- Synfig
5. Aplikasi Pengolah Multimedia
Program yang termasuk dalam kelompok ini biasanya
digunakan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi,
profil perusahaan, maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun
DVD. Multimedia tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan
suara yang dirancang sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih
interaktif dan menarik. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
- CD
SHELL
- The tutorial
- The tutorial
6. Pengolah 3 dimensi
Konon beberapa animasi tiga dimensi yang sering
kita lihat di bioskop sudah banyak yang menggunakan software open source pada
linux. Dari beberapa software yang ppopuler adalah sebagai berikut :
-
blender untuk renderer pakai yafray
- POVray renderer
- Softimage XSI
- Houdini AP
- CAD Package for the Linux User | KCAD
- QCAD
- Intellicad
- art of illusion
- crystal space 3d
- freewrl
- k3dsurf
- kpovmodeler
- povray.org
- moonlight3d
- POV modelling
- POVray renderer
- Softimage XSI
- Houdini AP
- CAD Package for the Linux User | KCAD
- QCAD
- Intellicad
- art of illusion
- crystal space 3d
- freewrl
- k3dsurf
- kpovmodeler
- povray.org
- moonlight3d
- POV modelling
7. Programming for graphic design
Untuk Anda seorang desainer grafis atau sedang
belajar desain grafis yang bertujuan untuk masuk di dunia internet sudah wajib
hukumnya untuk juga bisa pemrograman. Nah, software untuk pemrograman yang akan
membantu Anda dalam desain grafis di linux adalah sebagai berikut :
-
kompozer
- nvu
-exclipse
- quanta
- bluefish
- nvu
-exclipse
- quanta
- bluefish
8. Font
Desain grafis selain membahas dunia garis dan bidang juga ada yang menggeluti bidang font. Kebutuhan font atau huruf sebagai hasil karya tipografi sangat membantu pada pengerjaan karya desain grafis lainnya. Adapun software yang mempunyai spesialisasi pembuatan dan organisasi huruf adalah sebagai berikut.
- fontforge
- fontmatrix
Desain grafis selain membahas dunia garis dan bidang juga ada yang menggeluti bidang font. Kebutuhan font atau huruf sebagai hasil karya tipografi sangat membantu pada pengerjaan karya desain grafis lainnya. Adapun software yang mempunyai spesialisasi pembuatan dan organisasi huruf adalah sebagai berikut.
- fontforge
- fontmatrix
9. Gambar bitmap dan gambar vector
Gambar Vektor
Vector merupakan gambar digital yang berbasiskan
persamaan perhitungan matematis. Gambar vektor umumnya berukuran lebih kecil
bila dibandingkan dengan gambar bitmap. Beberapa format gambar vektor di
antaranya: .CDR, .AI, .SVG, .EPS, dan dll . Gambar Vektor menggabungkan titik
dan garis untuk menjadi sebuah objek, sehingga gambar tidak menjadi pecah
biarpun diperbesar atau diperkecil, tidak seperti gambar Bitmap.
Gambar bertipe vektor terbentuk dari garis dan kurva hasil dari perhitungan matematis dari beberapa titik, sehingga membentuk suatu objek gambar. Vektor menampilkan sebuah gambar berdasarkan perhitungan koordinat geometris gambar tersebut. Tampilan gambar vektor, walaupun bersifat relatif lebih kaku daripada tampilan bitmap, kualitasnya tidak bergantung kepada resolusi gambar.
Gambar bertipe vektor terbentuk dari garis dan kurva hasil dari perhitungan matematis dari beberapa titik, sehingga membentuk suatu objek gambar. Vektor menampilkan sebuah gambar berdasarkan perhitungan koordinat geometris gambar tersebut. Tampilan gambar vektor, walaupun bersifat relatif lebih kaku daripada tampilan bitmap, kualitasnya tidak bergantung kepada resolusi gambar.
Gambar tipe ini bisa diubah-ubah ke berbagai ukuran dan juga dapat dicetak pada tingkat resolusi sebesar apapun tanpa kehilangan detil dan ketajaman gambar. Tampilan vektor merupakan pilihan terbaik ketika harus menampilkan gambar-gambar yang harus bisa mempertahankan ketajaman garis ketika ukuranya diubah. Ketika bekerja dengan gambar Vektor, kita akan mengedit objek berdasarkan perhitungan matematis-nya.
Karena monitor menampilkan gambar dengan cara menggunakan jaringan titik, maka kedua macam tipe gambar (bitmap dan Vektor) akan diperlihatkan sebagai pixel pada layar monitor. Begitu juga ketika kita hendak menampilkan gambar Vektor ke suatu halaman web, dimana kita harus melakukan export gambar Vektor tersebut ke format yang di dukung oleh browser (JPG, GIF, PNG, dll). Sifat gambar vektor yang telah di export tersebut otomatis berubah menjadi tipe bitmap/raster, meskipun dibuat dengan program/software penghasil gambar Vektor.
Berbeda dengan bitmap, vektor grafik
merepresentasikan gambarnya tidak dengan menggunakan pixel, tetapi dengan kurva
dan garis yang didefinisikan dalam persamaan matematis yang disebut vektor.
Misal untuk menggambar lingkaran maka didefinisikan persamaan matematis dari
lingkaran sehingga membentuk garis pembatas lingkaran. Didalam garis pembatas
tersebut diberi warna sehingga terbentuklah lingkaran. Kedua cara
perepresentasian gambar tersebut mempunyai kekurangan dan kelebihan masing
masing. Pada gambar bitmap sangat baik digunakan untuk merepresentasikan gambar
yang sangat kompleks dan detail. Tetapi kekurangannya adalah ukuran filenya
tergantung dari ukuran gambar dan resolusinya.
Format Bitmap
Bitmap yaitu representasi dari citra grafis yang
terdiri dari susunan titik yang tersimpan di memori komputer. Dikembangkan oleh
Microsoft dan nilai setiap titik diawali oleh satu bit data untuk gambar hitam
putih, atau lebih bagi gambar berwarna. Kerapatan titik-titik tersebut
dinamakan resolusi, yang menunjukkan seberapa tajam gambar ini ditampilkan,
ditunjukkan dengan jumlah baris dan kolom, contohnya 300px/inch (satuan ini sering
dipakai agar hasil cetak tidak pecah, lebih besar lebih bagus). Terkadang
resolusi diartikan sebagai lebar dan panjangnya suatu media, namun pada
pembahasan format gambar Resolusi diartikan sebagai banyaknya warna atau titik
warna dalam satuan ukuran tertentu. Untuk menampilkan citra bitmap pada monitor
atau mencetaknya pada printer, komputer menterjemahkan bitmap ini menjadi pixel
(pada layar) atau titik tinta (pada printer). Beberapa format file bitmap yang
populer adalah BMP, PCX ,TIFF. JPEG, GIF, dll.
Gambar bitmap bisa disebut juga dengan gambar raster merupakan kumpulan kotak-kotak kecil (pixel). Titik-titik pixel tersebut ditempatkan pada lokasi-lokasi tertentu dengan nilai-nilai warna tersendiri yang secara keseluruhan akan membentuk sebuah tampilan. Gambar bertipe bitmap sesungguhnya adalah mozaik dari ribuan atau jutaan pixel. Ketika bekerja dengan gambar bitmap kita akan mengedit pixel-pixel yang merupakan bagian dari sebuah objek gambar.
Gambar bitmap bisa disebut juga dengan gambar raster merupakan kumpulan kotak-kotak kecil (pixel). Titik-titik pixel tersebut ditempatkan pada lokasi-lokasi tertentu dengan nilai-nilai warna tersendiri yang secara keseluruhan akan membentuk sebuah tampilan. Gambar bertipe bitmap sesungguhnya adalah mozaik dari ribuan atau jutaan pixel. Ketika bekerja dengan gambar bitmap kita akan mengedit pixel-pixel yang merupakan bagian dari sebuah objek gambar.
Tampilan bitmap mampu menunjukkan kehalusan gradasi
warna dan bayangan dari sebuah gambar, karena itu tipe bitmap merupakan media
elektronik yang paling tepat untuk gambar-gambar dengan perpaduan gradasi warna
yang rumit, seperti foto dan lukisan digital. Gambar bitmap sangat tergantung
dengan resolusinya, karena setiap gambar mempunyai jumlah pixel yang pasti. Hal
ini berarti bahwa sebuah gambar akan sangat tergantung dari jumlah pixel yang
membentuknya. Apabila dilakukan pembesaran ukuran gambar dengan resolusi kecil,
maka gambar akan kehilangan detil dan akan terlihat kotak-kotak pixel yang
berundak (jagged).
Pixel-pixel yang membentuk gambar tersebut memiliki
warna warna tertentu dan jumlah warna yang boleh dimiliki oleh suatu gambar
dinamakan intensitas. Biasanya dikenal istilah 256 warna, high color, 16 juta
warna (true color) gradasi abu-abu (grayscale), serta hitam-putih (black &
white). Semakin banyak jumlah warna dalam suatu gambar maka gambar yang
dihasilkan akan semakin bagus. Jumlah warna maksimum dari gambar dapat dilihat
dari jenis filenya. Misal file gambar yang berekstensi .jpg akan memiliki
maksimum 16 juta warna, atau file yang berekstensi .gif memiliki jumlah warna
maksimum 256.
Jika file bitmap diperbesar maka ketajaman gambar
akan berkurang. Sedangkan pada vektor grafis ukuran gambar tidak mempegaruhi
ukuran file. Jika gambar diperbesar maka ketajamannya tetap sama dengan
sebelumnya.Ukuran file dari gambar vektor grafis dipengaruhi oleh kompleksitas
dari persamaaan vektor yang digunakan. Misal ada dua gambar yang besarnya sama.
Gambar yang pertama adalah gambar lingkaran sedangkan gambar yang kedua adalah
gambar tali yang melingkar tidak beraturan. Ukuran file gambar tali akan lebih
besar daripada gambar lingkaran. Kekurangan dari vektor grafis tidak mampu
menampilkan gambar secara detail dan kompleks.
Perangkat lunak untuk Image editor yang menggunakan gambar jenis bitmap antara lain adobe photoshop, corel photopaint, dan lain lain. Sedangkan yang menggunkan gambar vektor grafik antara lain corel draw adobe ilustrator, macromedia flash. Dari kelebihan dan kekurangan kedua jenis gambar tersebut maka sebelum mendesain suatu obyek perlu dipertimbangkan terlebih dahulu tujuan dari pembuatan obyek tersebut.
Perangkat lunak untuk Image editor yang menggunakan gambar jenis bitmap antara lain adobe photoshop, corel photopaint, dan lain lain. Sedangkan yang menggunkan gambar vektor grafik antara lain corel draw adobe ilustrator, macromedia flash. Dari kelebihan dan kekurangan kedua jenis gambar tersebut maka sebelum mendesain suatu obyek perlu dipertimbangkan terlebih dahulu tujuan dari pembuatan obyek tersebut.
Tabel Perbedaan vektor dan Bitmap Vektor Bitmap
Disusun oleh objek geometris yang dibuat berdasarkan perhitungan matematis
Disusun oleh objek yang disebut pixel
Sifatnya resolution independent Sifatnya resolution dependent atau dipengaruhi resolusi
Pengaruh perbesaran tidak pecah, blur atau rusak Pengaruh perbesaran pecah, blur dan rusak jika melewati batas toleransi tampilan Ukuran penympanan relatif kecil Ukuran penympanan relatif besar Digunakan untuk ilustrasi dengan bentuk geometris sederhana, warna solid atau gradasi tanpa terlalu banyak variasi warna. Cocok untuk logo dan jenis desain yang mengandalkan kesederhanaan bentuk. Digunakan untuk gambar kompleks, berupa ragam warna dan bentuk yang beraneka, seperti foto dari hasil bidikan kamera.
Format penyimpanan bisa berupa AI, CDR, FH, EPS Format penyimpanan PSD, TIF, JPEG, GIF, BMP Program yang digunakan adalah CorelDraw, Adobe Illustrator, Macromedia Freehand Software yang digunakan adalah Adobe Photoshop, Corel Photopaint, MS Paint.
Sifatnya resolution independent Sifatnya resolution dependent atau dipengaruhi resolusi
Pengaruh perbesaran tidak pecah, blur atau rusak Pengaruh perbesaran pecah, blur dan rusak jika melewati batas toleransi tampilan Ukuran penympanan relatif kecil Ukuran penympanan relatif besar Digunakan untuk ilustrasi dengan bentuk geometris sederhana, warna solid atau gradasi tanpa terlalu banyak variasi warna. Cocok untuk logo dan jenis desain yang mengandalkan kesederhanaan bentuk. Digunakan untuk gambar kompleks, berupa ragam warna dan bentuk yang beraneka, seperti foto dari hasil bidikan kamera.
Format penyimpanan bisa berupa AI, CDR, FH, EPS Format penyimpanan PSD, TIF, JPEG, GIF, BMP Program yang digunakan adalah CorelDraw, Adobe Illustrator, Macromedia Freehand Software yang digunakan adalah Adobe Photoshop, Corel Photopaint, MS Paint.
Rangkuman.
Pengertian Bitmap dan Vektor
Perkembangan dunia gambar digital dalam berbagai
bentuk menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan image atau citra
terhadap sesuatu objek atau benda. Perkembangan ini tak lepas dari semakin
kencangnya laju perkembangan hardware pencipta image maupun pengelola hingga
pencetakaan yang sangat bervariasi.
Di sisi perangkat lunak, pengolah grafis termasuk
kategori yang memiliki penggemar yang sangat banyak mengingat tingkat
aplikatifnya yang relatif tinggi dibandingkan dengan misal, pemrograman atau
jaringan. Software pengolah gambar secara umum terbagi dalam dua bagian besar
meskipun tidak mutlak, yaitu pengolah bitmap dan vektor.
1. Bitmap adalah gambar bertipe raster. Mengandalkan
jumlah pixel dalam satu satuan tertentu. Semakin rapat pixel maka semakin baik
kualitas gambar. Sebaliknya jika dipaksa diperbesar akan terlihat pecah. Besar
file yang dihasilkan cenderung besar. Contoh bitmap adalah .bmp, .jpg, .gif.
2. Vektor adalah serangkaian instruksi matematis yang
dijabarkan dalam bentuk, garis, dan bagian-bagain lain yang saling berhubungan
dalam sebuah gambar. Ukuran file relatif kecil dan jika diubah ukurannya
kualitasnya tetap. Contoh file vektor adalah .wmf, swf , cdr dan .ai. Dan
sering dipakai dalam membuat logo, animasi, ilustrasi, kartun, clipart dsb.
Suatu foto atau gambar bisa direpresentasikan
dengan format bitmap dalam ribuan titik <pixel> warna-warni yang
membentuk suatu pola. Pada file bitmap dikenal dua istilah penting, yaitu :
1. Resolusi atau jumlah titik persatuan luas, yang akan
mempengaruhi ketajaman dan detil file bitmap. Biasanya dinyatakan dalam satuan
dpi (dot per inch).
2. Intensitas atau kedalaman warna, yang akan menentukan
kualitas warna gambar secara keseluruhan. Biasanya dikenal istilah 256 warna,
high color, true color, gradasi abu-abu (grayscale), serta hitam-putih (black
& white).
Konsep Warna
Dalam pengolahan image, dikenal dua macam warna
paling populer yang menjadi standar internasional, yaitu RGB dan CMYK.
1. RGB adalah singkatan dari
Red-Green-Blue. 3 warna dasar yang dijadikan patokan warna secara universal
(primary colors). Dengan basis RGB, seorang desainer bisa mengubah warna ke
dalam kode-kode angka sehingga warna tersebut akan tampil universal. Dasar warna
ini menjadi standar pasti dalam konteks profesional, seorang desainer tidak
bisa mengatakan sebuah warna berdasar pertimbangan subektif, misal: biru muda
menurut orang awam adalah birunya langit di siang yang cerah, hal ini bisa jadi
berbeda bagi orang lain dengan pertimbangan yang lain pula. Untuk menyamakan
persepsi dalam definisi warna, perlu adanya standar internasional dalam konteks
kerja profesional. Dengan standar RGB, seorang desainer dapat mengatakan warna
dengan komposisi angka yang jelas, warna biru memiliki komposisi perpaduan
antara unsur Red, Green, Blue dengan derajat angka untuk R : 115 – G : 221 – B
: 240.
2. Standar warna internasional lainnya
yang digunakan untuk dunia percetakan adalah CMYK yang merupakan Singkatan dari
Cyan – Magenta - Yellow, dan K mewakili warna hitam. Seperti halnya RGB, CMYK
menggunakan standardisasi warna dalam koordinat. Rangenya antara 0 – 100
sehingga kehadiran unsur K sangat menentukan. Berapapun koordinat CMY-nya,
selama K-nya 100 maka warna tersebut akan jadi warna hitam. CMYK merupakan
standar warna berbasis pigment-based, menyesuaikan diri dengan standar industri
printing. Sampai saat ini dunia cetak-mencetak memakai 4 warna dasar dalam
membuat warna apapun.
Penggunaan
Penggunaan perangkat lunak pengolah gambar
ditujukan untuk dua kepentigan utama, untuk web dan cetak. Keduanya saling
bertolak belakang, untuk cetak, ukuran besar dan kualitas terbaik adalah yang
paling dominan. Sementara, hal paling utama dalam membuat grafis untuk web
adalah menciptakan file sekecil mungkin. Web gambar cukup membutuhkan gambar
RGB dengan resolusi 72 dpi, sedangkan untuk kebutuhan cetak memakai tipe (CMYK)
dengan resolusi 300 dpi.
Standar resolusi tersebut sudah umum dan berlaku
secara luas. Nilai tersebut merupakan resolusi paling reliable untuk dapat
dilihat dengan mata manusia. Jika resolusi semakin tinggi, mata manusia tidak
akan dapat mengetahui bedanya. Oleh sebab itu, 300 dpi dianggap nilai yang
cukup untuk dicetak. Lain halnya dengan teks, dibutuhkan resolusi yang lebih
besar yakni 400 dpi. Mengingat pada teks biasanya terdiri dari satu warna.
Resolusi dan size sangat mempengaruhi besarnya
file. Contoh, pada sebuah gambar CMYK dengan ukuran 2 x 2 inch dan resolusi 300
dpi. Maka ukuran filenya kira-kira sebesar (2 x 300) x (2 x 300) = 600 x 600 =
360000 = 8,58Mb (Silahkan cek kombinasi tersebut dengan aplikasi Photoshop).
FORMAT
GAMBAR
1. PSD (Photoshop Document). Format file ini merupakan format asli
dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha
channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan
diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode
warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini
jika ingin mengeditnya kembali.
2. EPS (Encapsuled Postcript). Format file ini merupakan format yang
sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis.
Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar.
Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file
ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file
ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe
Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah
final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab,
Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap.
3. JPEG (Joint Photographic Expert Group)
atau JPG. Format file ini mampu mengkompres objek dengan
tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. Format file sering
dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman
web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. Format file ini mampu
menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Format file ini
juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi
elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan
format file lainnya
4. GIF (Graphics Interchange Format). GIF terbatas dalam 256 warna saja (8
bit), hanya mendukung mode warna Grayscale,
Bitmap dan Indexed Color,
tapi salah satu warnanya bisa dibikin ‘transparan’. Sehingga kita bisa
meletakkan gambar dengan warna latar yang berbeda-beda. Selain itu dapat
dipakai sebagai animasi..
Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan
internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan
dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik.
Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW
5. PNG (Portable Network Graphics). Merupakan jalan alternatif pengganti
GIF dengan mencontoh metode kompresi gambar LZW. Sekarang ini semua browser
internet sudah mendukungnya. Format ini memiliki keistimewaan untuk menyimpan
bermacammacam kedalaman warna. Format baru ini tidak mengikis 'informasi' warna
dalam gambar seperti yang dilakukan JPG. PNG juga membolehkan 'transparan'.
6. TIFF (Tagged Image File Format). File yang dihasilkan adalah .tif,
format ini sangat cocok digunakan untuk desktop publishing. Format file ini mampu menyimpan gambar
dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk
keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic).
Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai
oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi
(cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu
membaca format file TIFF
7. BMP (BitMap Graphics). Format kuno dan abadi ini telah
dikenal ketika sistem operasi DOS dan Windows sampai sekarang. File yang
dihasilkan adalah .bmp.
Format yang direkomendasikan oleh para desainer
profesional adalah
o PSD = untuk dokumen yang masih ingin
diedit kembali
o EPS = untuk dokumen yang sudah final
untuk persiapan cetak
o JPG = untuk cetak dengan kompresi di
atas 8 bit dan untuk foto dalam web dengan kompresi di bawah
o GIF = untuk ilustrasi dan animasi pada
halaman web.
o TIFF = untuk cetak, pertukaran dokumen
antar platform serta sequence animasi
Komentar
Posting Komentar